Konfigurasi DNS Server menggunakan Bind9 di Ubuntu Server

DNS (Domain Name System) atau Sistem Penamaan Domain seperti apa kata mbah wikipedia, merupakan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.

Penemu dari DNS adalah Paul Mackapetris

Jenis-jenis DNS dan Fungsinya

  • A Record, yaitu memetakan hostname ke IP adress 32-bit (IPv4).
  • AAA Record, yaitu memetakan hostname ke IP address 128-bit (IPv6).
  • MX Record, memetakan domain ke mail exchange server.
  • CNAME Record, membuat nama alias dari sebuah domain.
  • NS Record, memtakan domain ke dalam satu daftar dari DNS Server.

Bind9 adalah suatu software yang di buat untuk mengatur DNS Server pada sistem operasi linux, saat ini kita akan memakai Ubuntu 15.04 Server sebagai sistem operasinya.

Persiapan

  • Sebagai langkah awal kita harus memiliki domain sendiri entah itu gratis ataupun berbayar, yang nanti kita akan menghubungkan domain ini menuju vps (server) menggunakan pengaturan DNS Server pada Bind9.
  • Kita sudah memahami cara mengakses VPS (Server) pada terminal dan perintah-perintah dasar pada linux.
  • Pastikan sudah menginstall Webserver Nginx (LEMP) atau Apache (LAMP).

Install & Konfigurasi Bind9

  • Login ke dalam vps anda menggunakan ssh pada terminal & install Bind9
ssh root@erabelajar.com  

ganti erabelajar.com dengan nama domain anda, lalu masukan password untuk mengakses vps anda.

Install Bind9 menggunakan perintah di bawah ini:

apt-get install bind9  
  • Setelah kita menginstall kita akan menginstall bind9 install success
* Starting domain name service... bind9      [OK]
  • Selanjutnya kita akan konfigurasi domain agar dapat terhubung dengan IP VPS (server) anda

Buka file named.conf.local dengan editor apapun yang anda suka, dalam kasus ini kita akan menggunakan editor nano.

sudo nano /etc/bind/named.conf.local  

Lalu setelah itu tambah baris configurasi berikut

//
// Do any local configuration here
//

// Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your
// organization
//include "/etc/bind/zones.rfc1918";

zone "erabelajar.com" {  
type master;  
file "/etc/bind/zones/erabelajar.com.db";  
};

zone "111.220.31.in-addr.arpa" {  
type master;  
file "/etc/bind/zones/rev.111.220.31.in-addr.arpa";  
};

named.conf.local

Ganti erabelajar.com dengan domain anda. Setelah itu ganti 111.220.31 dengan 3 deret angka IP Server anda yang di tulis terbalik (contoh IP Server: 31.220.111.123 menjadi 111.220.31). Jangan lupa simpan konfigurasi tersebut dengan CTRL+X dan Y.

  • Buat directory folder zones & file di domain.com.db di directory /etc/bind

Masuk ke directory bind

cd /etc/bind  

Buat directory baru bernama zones

sudo mkdir zones  

Masuk ke directory baru tersebut

cd zones  

Buatlah file baru bernama erabelajar.com.db dan edit menggunakan editor nano (ganti erabelajar.com dengan nama domain anda) masukkan command :

nano erabelajar.com.db  

Masukkan baris-baris berikut yang merupakan baris setting DNS dasar. Anda dapat mengedit, menambah atau menghapus beberapa baris, sesuai dengan kebutuhan anda. Pastikan anda ganti erabelajar.com dengan domain anda dan 31.220.111.123 dengan IP Server anda.

; BIND data file for erabelajar.com
;
$TTL 14400
@ IN SOA ns1.erabelajar.com. root.erabelajar.com. (
1 ; Serial  
7200 ; Refresh  
120 ; Retry  
2419200 ; Expire  
604800) ; Default TTL  
;
erabelajar.com. IN NS ns1.erabelajar.com.  
erabelajar.com. IN NS ns2.erabelajar.com.

erabelajar.com. IN MX 10 developer.erabelajar.com.  
erabelajar.com. IN A 31.220.111.123

ns1 IN A 31.220.111.123  
ns2 IN A 31.220.111.123  
www IN CNAME erabelajar.com.  
developer IN A 31.220.111.123  
ftp IN CNAME erabelajar.com.  
erabelajar.com. IN TXT "v=spf1 ip4:31.220.111.123 a mx ~all"  
developer IN TXT "v=spf1 a -all"  

erabelajar.com.db

Ganti erabelajar.com dan IP dengan domian ip anda, dan developer.erabelajar.com merupakan subdomain dari erabelajar, maka ganti developer dengan subdomain anda sendiri.

Note : Jika anda mempunyai 2 IP yang berbeda, anda bisa ganti ns2 IN A xx.xx.xx.xx (IP Kedua anda). Simpan dengan CTRL+X dan Y.

  • Selanjutnya tinggal menentukan reverse DNS lookup. Berikan perintah seperti berikut ini :
nano /etc/bind/zones/rev.111.220.31.in-addr.arpa  

Ganti 111.220.31 dengan IP anda yang dibalik (lihat langkah ketiga diatas). Masukkan baris berikut ini :

@ IN SOA erabelajar.com. root.erabelajar.com. (
1;  
28800;  
604800;  
604800;  
86400 );

IN NS ns1.erabelajar.com.  
4 IN PTR erabelajar.com.  

reverse-dns

Jangan lupa ganti erabelajar.com dengan domain anda dan pastikan anda menyimpannya dengan CTRL+X dan Y.

  • Edit file /etc/resolv.conf dengan command :
nano /etc/resolv.conf  

Masukkan baris search domainanda.com seperti berikut ini:

search erabelajar.com  

reverse-dns

  • Setelah itu kita harus merestart bind
/etc/init.d/bind9 restart
  • Langkah terakhir kita akan melakukan tester untuk mengetahui apakah configurasi dns kita sudah berhasil atau belum.

Anda dapat melakukan tester dengan DNS Utility. Install DNS Utility menggunakan command :

apt-get install dnsutils  

Setelah berhasil menginstall kita lakukan pengecekan dengan command :

dig erabelajar.com  
dig ns1.erabelajar.com  
dig ns2.erabelajar.com  
dig developer.erabelajar.com  

dig-erabelajar

Jika sudah di ketahui melalui notifikasi

;; ANSWER SECTION:
erabelajar.com.        14400   IN  A   31.220.111.123  

Itu artinya domain (erabelajar.com) kita sudah mengarah ke IP (31.220.111.123) sesuai dengan konfigurasi yang sudah kita buat.

Selain dengan cara tersebut, anda juga dapat melakukan pengecekan setting DNS melalui situs pihak ketiga, seperti mxtoolbox.com, dnscheck.pingdom.com dan whatsmydns.net.

Kesimpulan

Jika kita menyewa atau membeli sebuah server khususnya VPS, biasanya pihak hosting sudah menyediakan tool atau feature untuk mengatur DNS Server pada panel mereka. Tetapi sebaiknya kita mengetahui cara melakukan Setting DNS secara manual untuk menambah pengetahuan kita.

Eka Prasasti

Chief Technology Officer of Era Belajar (PT Ridaka Indonesia Cerdas). Leads IT team about vision technology in Era Belajar. Multi-skilling ability is the result of many professional experinces.