Membuat Database dengan Menggunakan Mongodb

Dalam artikel ini akan dijabarkan cara menginstall mongodb beserta operasi-operasi dasarnya. Salah satu perbedaan ketika membuat data dalam mongodb dengan sql: jika pada sql kumpulan data di simpan dalam tabel dan data individual berada dalam baris/row maka dalam mongodb kumpulan data disimpan dalam collection dan data individual disebut dengan document.

1. Cara menginstall mongodb di windows.
Download mongodb. Setelah di install maka ada tiga langkah penting yang harus dilakukan:
1. Buat folder baru di direktori C: dengan nama 'data' lalu di dalamnya buat folder dengan nama 'db', folder ini berfungsi untuk menyimpan data yang dibuat dalam mongodb.
2. Selanjutnya jalankan server mongodb melalu command prompt, masuk ke direktori C:\Program Files\MongoDB\Server\3.2\bin, 3.2 adalah Versi dari mongodb yang diinstal, Lalu ketik mongod.exe. Dengan ini server sudah berjalan, selanjutnya utuk membuka editornya, buka command prompt baru, jangan tutup yang sebelumnya, masuk ke C:\Program Files\MongoDB\Server\3.2\bin lagi lalu ketik mongo.exe.
3. Langkah terakhir adalah menentukan path dari mongodb, buka system properties yang terletak di Control panel > System and securities > System > Advanced System Setting lalu buka Environtment variabel. Pada kolom User variable dan System variable cari variable path dan tambahkan diretori bin dari mongodb yaitu C:\Program Files\MongoDB\Server\3.2\bin lalu kili OK.

2. Menjalankan mongodb.
Mongodb telah diinstal dan siap digunakan. selanjutnya untuk menjalakan server dan membuka editornya (shell) tidak perlu untuk menjalankan filenya dari direktori mongodb, cukup buka command prompt dan langsung ketik mongod untuk menjalankan server:
alt Selama menggunakan menggunakan mongodb server ini tidak boleh ditutup. Selanjutnya buka command prompt baru dan ketik mongo, maka shell akan terbuka:
alt

Dalam shell, syntax dapat dimasukkan untuk menciptakan data dalam mongodb.

3. Syntax mongodb
Ketika berada dalam shell untuk mengetahui database apa yang kita miliki maka ketik show dbs:
alt

untuk membuat database baru gunakan syntax use nama_database. Setiap kali sytnax use digunakan maka kita akan langsung masuk ke dalam database tersebut, namun database ini tidak akan tersimpan kalau tidak diisi dengan data, untuk mengecek posisi dimana kita berada maka ketik db:
alt Pada artikel ini penulis membuat database dengan nama erabelajar. untuk membuat collection dan document dalam database ini maka gunakan syntax:

db.guru.insert([  
{nama:'budi', alamat: 'cibubur', tarif: 90000},
{nama: 'sinta', alamat: 'depok', tarif: 120000},
dst...  
])

guru merupakan nama collection yang dibuat, sedangkan apa yang berada dalam fungsi insert adalah document yang akan dimasukkan dalam collection guru, jika berhasil memasukkan data maka tampilannya akan seperti ini: alt

Untuk mengecek apa saja collection yang ada dalam database maka gunakan syntax show collections. Sedangkan untuk mengecek apa saja document yang ada dalam collection guru maka gunakan syntax db.guru.find(), untuk merapikan tampilan dari fungsi find() maka tambahkan fungsi pretty() dibelakangnya, menjadi seperti ini:
alt Jika diperhatikan pada gambar, maka pada setiap documents mendapat field baru yaitu _id, field ini di beri oleh mongodb secara otomatis jadi tidak perlu di utak-atik. Anda juga bisa memberi nilai id tersendiri, namun lebih baik serahkan hal ini pada mongodb.

Selanjutnya, jika penulis ingin mencari seluruh document guru yang memiliki alamat di cibubur maka dapat digunakan syntax db.guru.find({alamat:'cibubur'}).
alt

Untuk menampilkan document guru dengan urutan tarif terendah ketarif tertinggi maka dapat dingunakan syntax db.guru.find().sort({tarif: -1}).pretty():
alt Untuk membalik urutannya dari tarif termurah ke yang termahal maka ganti nilai -1 menjadi 1 dalam fungsi sort({tarif: 1}).
Misal penulis ingin mengubah alamat budi dari 'cibuburmenjadidepok' maka dapat digunakan fungsi:

db.guru.update({nama: 'budi'}, {$set: {alamat: 'depok'}}  

Jika ingin menambah field pada document maka gunakan fungsi yang sama ketik kita akan mengupdate field, hanya saja kali ini masukkan field baru setelah syntax $set:

db.guru.update({nama: 'budi'}, {$set: {rating: 10}})  

Jika dijalankan fungsi find() maka sekarang ada field baru bernama rating pada document budi:
alt Untuk menghapus satu document dapat digunakan syntax:

db.guru.remove({nama: 'budi'})  

Jika ingin menghapus seluruh document dalam collection guru gunakan syntax:

db.guru.remove({nama: 'budi'})  

Apa yang sudah dijabarkan diatas adalah fungsi-fungsi dasar dalam mongodb. Jika ingin melihat fungsi lainnya dalam mongodb dapat dilihat di https://www.tutorialspoint.com/mongodb/

Geri Muhano

Web programmer di erabelajar.com. Alumni UIN Jakarta.