Perbedaan MySql dan NoSql

Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari tentang Database Server . Database merupakan kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Sedangkan Database server adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan database untuk program komputer.
alt Berikut dijelaskan perbedaan antara MySql dengan Nosql

Mysql merupakan aplikasi pengolah database yang bersifat open source, dikembangkan oleh Oracle (sebelumnya Sun dan MySQL AB). MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL .

NoSql merupakan sistem manajemen basis data yang di identifikasikan dengan tidak mematuhi aturan pada model sistem manajemen basis data.
NOSQL adalah database generasi terbaru yang mengarahkan kepada database yang tidak berelasi (non-relational), dapat disebarkan kepada siapapun (open-source) dan berskala horisontal (horizontal scale).

Contoh aplikasi pada Sql adalah
Oracle, MS-SQL, Sqlite, dan Postgres .
Sedangkan pada NoSQL adalah MongoDB, HBase, Redis, Bigtable, RavenDb, CouchDB, Cassandra, dan Neo4j.

Perbedaan SQL dan NoSQL terletak pada cara penulisan database.SQL menggunakan relasional sebagai penyambung antara data-data di dalam tabel database. Sedangkan NoSQL tidak menggunakan Relasional sebagai cara mereka untuk menyambungkan antar data .

NoSQL tidak menggunakan Schema relational, Pada SQL user harus mendefinisikan table yang akan digunakan. Pada NoSQL tidak perlu untuk mendefinisikan terlebih dahulu Table yang akan digunakan.

Dalam Database SQL data berbentuk tabel yang terdiri dari sejumlah baris,Sedangkan Pada NoSQL data tidak memiliki definisi skema standar yang harus dipatuhi. NoSQL memiliki skema yang dinamis sedangkan pada database SQL mengikuti skema yang telah ditetapkan.

Database NoSQL merupakan horizontal terukur sedangkan pada SQL Database vertikal terukur.
Untuk memperbesar pada skala NoSQL hanya perlu tambahkan server DB di cluster untuk load balancing.
Sedangkan pada SQL Untuk memperbesar skala harus menambahkan tenaga dari perangkat CPU,SSD,RAM dan perangkat keras lainnya pada server.
Pada database SQL penekanan pada sifat Atomicity, Consistency, Isolation and Durability (ACID) sifat. Sedangkan pad NoSQL mengikuti teorema Consistency, Availability and Partition (CAP) Brewers.

Marfi Saputra

Web Programmer di erabelajar.com (PT Ridaka Indonesia Cerdas) . Mengambil Kosentrasi Informatika Komputer di LP3I JAKARTA Kampus Depok